Minggu, 10 Juli 2022

PELABUHAN AMOR YANG BELUM DISELESAIKAN DARI FREEPORT

 Di laporkan dari masyarakat pesisir atau masyarakat Kamoro suku asli  timika  bawah,pelabuhan Amor yang di kerjakan anggaran dari  Freeport melalui  LPMAK semakin hancur dan rusak karena  belum selesai waktu LPMAK,ketiga  perubahan nama LPMAK menjadi YPMAK Bapak Alhm.Yohanes Amisim Deikme sudah usulkan untuk kelanjutan dengan  ypmak tapi itupun belum ada respon dari Freeport dan YPMAK sampai saat ini.maka kami sebagai pemegang rekomendasih dari 2 lembaga adat  juga sudah usul kepada beberapa pihak seperti Lemasa lemasko ypmak dan freeportpun belum ada respon sampai saat ini atau 3 tahun lamanya ,maka itu kami sebagai pengganti Alam. Sudah cek Ke pelabuhan dan bertemu dengan salah satu masyarakat atau penjaga pelabuhan Amor beliau  sampaikan bawah, pelabuhan 2 suku asli mimika ini harus di Usulkan oleh Lemasa-lemasko ke Freeport dan ypmak untuk menyelesaikan sekitar 50 persen yang belum di pekerjakan sampai sekarang ini ,karena kami masyarakat asli Amungme Kamoro tidak memiliki pelabuhan yang sah sedangkan kami sebagai pemilik hak Ulayat lemasa lemasko. Dan kami sampaikan kepada pemerintah ,Freeport ,Ypmak dan lemasa lemasko bahwa tidak boleh ada usul-usul pelabuhan baru untuk pelabuhan 2 suku besar ini cukup yang lama ini yang harus di benahi dan selesaikan karena pelabuhan adalah salah satu akses masyarakat yang ada di wilayah pesisir pantai karena selama ini kami bahwa hasil pencarian hanya titip-titip di pelabuhan-pelabuhan Umum milik pemerintah dan umum. Dan beberapa tahun yang lalu kami masyarakat punya mesin Jonson berapa kali orang pencuri karena kami titip dipelabuhan umum maka kami benar-benar ingin punya pelabuhan sendiri sebagai masyarakat untuk mengamankan barang dan hasil pencarian kami dari berbagai pesisir dan  Di laporkan dari masyarakat pesisir mimika barat dan mimika timur bawah,pelabuhan Amor yang di kerjakan melalui Freeport melalui  lPMAK belum selesai sampai perubahan nama lPMAK jadi ypmakpun sama ,kami sebagai pengurus pembangunan pelabuhan sudah usulkan kepada lensa lemasko dan beberapa orang Freeportpun belum ada tanggapan sampai saat ini.salah satu masyarakat Kamoro sampaikan bawah pelabuhan 2 suku asli mimika ini harus di selesaikan oleh ypmak dan freeport soalnya selama ini masyarakat susah untuk datang dari bebagai pesisir tidak ada pelabuhan masyarakat Amungme Kamoro makanya kami harap supaya pelabuhan di bawah ini secepat di selesaikan supaya supaya masyarakat bisa datang amankan perau dan dan hasil2 pencarian masyarakat dari berbagai kampung mimika papaua.